Hal. Utama      Peta Situs        Kontak         Login  
Informasi
Berita
Agenda
Sorotan Kita
Multimedia
Artikel
Arsip
Pariwisata
Menu Utama
Tentang Kab Ciamis
Profil Kecamatan
Profil SKPD
Profil Setda
DPRD
Muspida
Potensi Daerah
Peta Kab Ciamis
Perusahaan Daerah
Ragam
Link Terkait
Galeri Foto
Polling
Forum
Buku Tamu
Daftar Istilah


 
 

BPBAD Ciamis Tunggu Tim Fasilitator Jabar

CIAMIS, (PRLM).- Badan Penanggulangan Bencan Alam Daerah (BPBAD) Kabupaten Ciamis masih menunggu tim fasilitator dari Provinsi Jawa Barat untuk melakukan pendampingan terhadap kelompok masyarakat (pokmas) korban bencana alam gempa yang akan menerima bantuan. Kehadiran tim tersebut sangat diperlukan karena untuk mengawasi penyaluran bantuan yang dikirim langsung ke rekening pokmas.

"Saat ini kami masih menunggu tim fasilitator dari provinsi Jabar. Keberadaan tim tersebut sangat penting karena untuk mendampingi pokmas. Kalau yang di kabupaten sudah lama terbentuk yakni Tim Pengendali Kegiatan (TPK)," kata Kepala BPBAD Ciamis Odang Ruhiyat, Minggu (3/1).

Keberadaan tim tersebut, lanjutnya, untuk membantu kelompok masyarakat. Dengan demikian diharapkan seluruh bantuan dapat dimanfaatkan sesuai dengan peruntukannya. "Nantinya tim fasilitator tersebut akan bekerjasama dengan TPK, yang sudah sejak awal melakukan pendampingan. Secara mekanisme penyaluran bantuan, tim tersebut harus ada karena diatur dalam juknis (petunjuk teknis)," jelasnya.

Dia mengungkapkan sampai saat ini berkas empat kecamatan yang telah tuntas didata dan validasi ulang, masih berada di Bagian Hukum Setda Ciamis. Sedangkan tujuh kecamatan yang juga menjadi prioritas penyaluran bantuan, masih belum tuntas divalidasi ulang. Dikatakan, pihaknya juga belum mengetahui apakah untuk pencairan tahap pertama harus tuntas validasi 11 kecamatan atau dilakukan pentahapan.

"Kalau keinginan atau harapan kami sih jika empat kecematan sudah tuntas, tanpa harus menunggu yang lainnya bisa langsung disalurkan. Untuk penyaluran juga masih menunggu SK Bupati Ciamis," tutur Odang.

Seperti diberitakan sebelumnya baru empat dari 11 kecamatan yang menjadi prioritas pencairan bantuan tahap pertama yang sudah tuntas dilakukan validasi ulang dan pemberkasan. Empat kecamatan tersebut yakni Mangunjaya, Purwadadi, Baregbeg dan Panjalu. Sedangkan tujuh kecamatan lain yang mendapat prioritas adalah Kecamatan Ciamis, Cikoneng, Cihaurbeuti, Sindangkasih, Banjarsari, Cipaku dan Cisaga.

Data terakhir di BPBAD Ciamis tercatat 41.437 rumah rusak berat, sedang dan ringan, dengan kerugian materiil ditaksir sebesar Rp 400 miliar. Dengan demikian total bantuan yang ada baru 20 persen dari kebutuhan.


: ---
Sumber  : http://www.pikiran-rakyat.com
Penulis  :
File  :
Telah Dibaca  : 353 

  >> Ke Indeks Berita 
Artikel
Senin, 4 Januari 2010
Ciri-Ciri Helm Standar Nasional Indonesia (SNI)
Akhir-akhir ini Pemerintah telah memberlakukan peraturan baru sesuai dengan UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta SK Peraturan Menteri No 40/M-IND/Per/6/2008 yang mengadopsi Standar Nasional Indonesia (SNI) 1811:2007 Helm Pengendara Kendaraan Bermotor Roda Dua yang menjadi regulasi teknis, dalam hal ini pengendara sepeda motor wajib memakai helm yang memenuhi standar nasional indonesia (SNI). Bagi orang awam mungkin akan bingung jika disuruh membedakan helm yang SNI dan yang bukan, paling hanya melihat luarnya, kalau ada stikernya bertuliskan SNI, berarti itu helm SNI, tapi kalo sebaliknya ya bukan.