Data Kependudukan

Cetak PDF

Berdasarkan hasil Olah Cepat Sensus Penduduk 2010 (SP2010), jumlah penduduk Kabupaten Ciamis adalah 1.531.359 jiwa, yang terdiri atas 757.729 penduduk laki-laki dan 773.630 penduduk perempuan. Tiga kecamatan dengan jumlah penduduk terbesar adalah Kecamatan Banjarsari dengan 103.082 jiwa, Kecamatan Ciamis 93.517 jiwa dan Kecamatan Pamarican 63.987 Jiwa, sedangkan Tiga kecamatan dengan jumlah penduduk terkecil adalah Kecamatan Cimaragas 15.454  jiwa, Kecamatan Cidolog 18.710  dan Kecamatan Sukamantri 20.874 Jiwa.

Kabupaten Ciamis memiliki luas wilayah sebesar 2. 740,76 Km2, dengan luas wilayah tersebut kepadatan penduduk Kabupaten Ciamis adalah 558,74 Jiwa/Km2. Penduduk Kabupaten Ciamis trend pertumbuhannya terus meningkat dari mulai tahun 1961 (Hasil Sensus Penduduk Tahun 1961) sampai dengan sekarang tahun 2010. Pada tahun 1971 penduduk Kabupaten Ciamis sekitar 1,226 juta jiwa naik dari angka tahun 1961 yang hanya sebesar 1,015 juta jiwa. Pada tahun 1980 penduduk Kabupaten Ciamis sebesar 1,368 juta jiwa dan naik lagi pada tahun 1990 menjadi sebesar 1,478 juta jiwa. Sedangkan pada tahun 2000 menjadi 1,462 juta jiwa dan kembali naik pada tahun 2010 sebanyak 1,531 juta jiwa. Sebanyak 14 kecamatan atau 39 % memiliki LPP diatas LPP Kabupaten dan 61 %  LPP Kecamatan berada dibawah LPP Kabupaten. Ada sebanyak 5 kecamatan yang memiliki LPP lebih dari 1 % yaitu Kecamatan Pangandaran (1,05%), Kecamatan Cijeunjing (1,13%), Kecamatan Baregbeg (1,28%), Kecamatan Sidangkasih (1,06%) dan Kecamatan Ciamis.

Secara umum trend laju pertumbuhan penduduk Kabupaten Ciamis setiap tahunnya cenderung mengalami perlambatan bahkan sejak tahun 1990 lajunya sudah berada di bawah angka 1%. Hasil Sensus Penduduk Tahun 2010 jika dibandingkan dengan tahun 2000 lajunya melambat secara signifikan mencapat 0,46 %. Hal ini mengindikasikan tingkat kelahiran yang cukup rendah ditambah lagi dengan tingkat migrasi keluar yang cukup tinggi di beberapa kecamatan. Pertumbuhan yang tinggi di kecamatan tersebut di picu oleh pertumbuhan komplek perumahan baru serta tumbuhnya lembaga-lembaga pendidikan dan pesantren serta kampus serta pusat perekonomian yang mampu menyedot perhatian penduduk untuk tinggal dan beraktifitas di sana.

Hasil SP 2010 juga menunjukkan adanya 3 kecamatan yang mengalami pertumbuhan penduduk negatif yaitu Kecamatan Tambaksari, Kecamatan Cipaku dan Kecamatan Cihaurbeuti. Pergeseran Sex Ratio di 3 Kecamatan tersebut menunjukkan banyak penduduk laki-laki yang keluar. Hal ini menunjukkan tingkat migrasi yang cukup tinggi dalam kurun waktu 10 tahun terakhir yang menyebabkan angka laju pertumbuhannya negatif. Secara keseluruhan, sex rasio penduduk Kabupaten Ciamis adalah sebesar 97,94 % yang artinya penduduk perempuan lebih banyak 2,06 % dibanding penduduk laki-laki. Sex ratio terbesar berada di Kecamatan Cimerak yaitu 102 % dan Sex Rasio terkecil berada di kecamatan Sukadana yaitu 92 %.